8 Hal Mendasar yang Harus Diperhatikan untuk Ruang Hunian Ramah Lansia - www.desaininterior.co.id

Article

Latest news.

8 Hal Mendasar yang Harus Diperhatikan untuk Ruang Hunian Ramah Lansia

Tidak semua ruang hunian dapat menjadi tempat yang ramah bagi orang-orang dengan usia lanjut. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat mendesain ruang hunian bagi kaum lansia. Dimulai dari aspek keselamatan dan kemudahan dalam beraktivitas, berikut beberapa hal yang dapat menjadi acuan untuk mendesain ruang hunian yang ideal bagi kaum lansia.

1. Hindari Furnitur Beresiko Tinggi

Hindari furnitur yang memiliki permukaan yang keras dan tajam. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko benturan yang mungkin terjadi dan  dapat membahayakan apabila terjadi kecelakaan, seperti terjatuh atau terpeleset. Saat memilih kursi duduk, seperti sofa, pilihlah sofa yang nyaman, tidak terlalu empuk dan juga tidak terlalu keras untuk mengurangi resiko sakit pada tulang saat duduk.

2. Tambah handle/Pegangan Tambahan

Tambahkan beberapa handle atau pegangan di tempat-tempat yang sering dilalui oleh orangtua, ataupun yang berpotensi dapat membahayakan bagi mereka. Misalnya, area toilet, tangga, dan area koridor. Pegangan ini akan mempermudah mereka untuk berdiri dan berjalan sehingga merkea tidak akan kesulitan saat melakukan aktivitas. Lapisi handle dengan busa atau kain agar tidak licin saat dipegang.

3. Pencahayaan yang Baik

Gunakan lampu yang mampu menyebarkan cahaya secara merata dan baik dan tidak menimbulkan bayangan. Contohnya lampu fluorescent. Gunakan juga lampu berwarna putih dengan indeks rendering yang tinggi. Untuk pencahayaan yang ideal, gunakan pencahayaan yang alami, seperti cahaya matahari. Anda dapat memanfaatkan pencahayaan alami ini dengan memanfaatkan bukaan jendela rumah yang ada.

4. Anti-slip

Kurangi benda-benda berbahaya yang menyebabkan lansia mudah tersandung dan terpeleset. Aplikasikan material anti slip di ruangan yang rentan untuk terjadi kecelakaan. Misalnya, kamar mandi. Anda dapat memasang anti slip berbahan karet untuk menghindari terjatuh karena lantai yang licin. Untuk ruangan lainnya, anda dapat menggunakan karpet atau keset yang menempel di lantai sehingga tidak dapat terdorong atau bergeser.

5. Gunakan Warna Terang

Warna-warna solid dan terang lebih mudah ditangkap oleh mata para lansia. Penggunaan warna solid yang terang memudahkan para lansia untuk melihat. Anda dapat memanfaatkan warna untuk memberi marka pada sisi-sisi berbahaya di rumah, seperti contohnya area tangga, sehingga orangtua pun akan lebih berhati-hati.

6. Kontrol Suhu Ruangan

Pastikan ruangan memiliki suhu yang pas untuk ditinggali oleh para lansia. Hindari suhu yang terlalu tinggi dan panas, dan suhu yang terlalu rendah atau terlalu dingin. Selain itu, tergantung lokasi anda, pastikan selalu ada kipas angin, AC, atau pemanas ruangan yang berfungsi.

7. Akses yang Mudah

Pastikan para lansia memiliki akses yang mudah dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Saat menentukan letak posisi kamar untuk lansia, perhatikan agar letak tidak terlalu jauh. Selain itu, usahakan agar letak posisi untuk kamar lansia berada di lantai dasar. Penempatan kamar di lantai atas dapat mempersulit para lansia untuk mengakses kamar tidur.

8. Minimalkan Barang-Barang yang Jarang Terpakai

Setiap ruangan, terutama kamar tidur bagi para lansia harus mudah untuk diakses tanpa melewati beberapa barang terlebih dahulu. Semakin bersih dan sederhana, maka semakin aman ruangan tersebut.

Author: